Pemprov Jatim Evaluasi Jalur Wisata Bromo Pasca Tragedi Bus Po Ind’s 88
Bacaweb.com – Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jalur menuju destinasi wisata Gunung Bromo pasca kecelakaan maut bus rombongan tenaga kesehatan RS Bina Sehat Jember.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan hal ini saat melayat ke rumah duka salah satu korban di Jember, Senin (15/9/2025). Ia menegaskan, salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembangunan jalur penyelamat di kawasan rawan.
Menurutnya, langkah ini masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang segera turun ke lapangan bersama Polres Probolinggo untuk menganalisis penyebab kecelakaan di Jalan Raya Sukapura, Minggu (14/9/2025).
“Kami menunggu hasil kajian KNKT. Kalau memang jalur penyelamat dibutuhkan, tentu akan menjadi prioritas bersama,” ujar Khofifah. Ia menambahkan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional karena lokasi insiden berada di ruas jalan nasional.
Sebagai langkah cepat, Khofifah menugaskan Dinas Perhubungan untuk melakukan pemeriksaan armada bus pariwisata, serta Dinas Kesehatan memastikan layanan medis bagi para korban berjalan optimal.
Kecelakaan bus PO Ind’s 88 bernopol P 7221 UG itu diduga akibat rem blong hingga menabrak pagar rumah warga. Insiden tersebut merenggut delapan nyawa dan membuat puluhan lainnya luka-luka. Rumah Sakit Bina Sehat langsung mengerahkan 18 bus untuk mengevakuasi korban dari RSUD dr. M. Saleh Probolinggo ke Jember.




