Pembalap Nasional Awhin Sanjaya Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Fatal di Final SCP Jambi 2025

Bacaweb.com, JAMBI — Kabar duka menyelimuti dunia otomotif nasional. Pembalap motor berbakat Awhin Sanjaya meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal pada ajang Final SCP Jambi 2025 yang digelar di Zabaq National Circuit, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi, pada Minggu, 14 Desember 2025.

Insiden tragis tersebut terjadi saat Awhin tengah turun bertanding di kelas bebek 2 tak standar 125 cc open, salah satu kelas yang paling dinantikan dan berlangsung dengan tensi tinggi. Sejak awal balapan, Awhin diketahui tampil kompetitif dan berusaha keras bersaing di barisan depan demi meraih hasil terbaik pada partai puncak kejuaraan.

Namun nahas, di tengah jalannya lomba, Awhin terlibat tabrakan dengan pembalap lain. Benturan keras di lintasan membuatnya terjatuh dan mengalami cedera serius. Tim medis yang siaga di sirkuit segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sayangnya, meski telah dilakukan upaya maksimal, nyawa Awhin Sanjaya tidak dapat diselamatkan.

Informasi awal mengenai insiden tersebut menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi begitu cepat, sehingga sulit dihindari. Kejadian ini sontak membuat suasana sirkuit berubah menjadi duka. Sejumlah pembalap, kru tim, serta penonton tampak terpukul atas peristiwa yang merenggut salah satu talenta terbaik balap motor nasional itu.

Awhin Sanjaya dikenal sebagai pembalap pekerja keras dengan semangat juang tinggi. Namanya cukup disegani di berbagai kejuaraan balap motor nasional, khususnya di kelas motor 2 tak. Konsistensi dan dedikasinya di lintasan menjadikannya sosok inspiratif bagi banyak pembalap muda yang bercita-cita meniti karier di dunia balap.

Duka mendalam juga datang dari daerah asal almarhum. Bupati Luwu Utara, Andi Rahim, secara khusus menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Awhin Sanjaya yang merupakan putra daerah berprestasi. Ia menilai kepergian Awhin sebagai kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Luwu Utara.

“Almarhum adalah anak daerah yang membawa nama Luwu Utara ke kancah nasional melalui prestasinya. Semoga amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ungkap Andi Rahim dalam pernyataan duka citanya.

Ucapan belasungkawa juga mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari sesama pembalap, komunitas balap motor, hingga pecinta otomotif di media sosial. Banyak yang mengenang Awhin sebagai sosok rendah hati, disiplin, dan selalu menjunjung tinggi sportivitas di lintasan.

Hingga kini, pihak penyelenggara SCP Jambi 2025 bersama otoritas terkait masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara rinci kronologi kecelakaan yang terjadi. Evaluasi terhadap aspek keselamatan balapan juga menjadi perhatian serius menyusul insiden tersebut.

Kepergian Awhin Sanjaya menjadi pengingat bahwa di balik gemerlap prestasi dan adrenalin balap motor, tersimpan risiko besar yang harus dihadapi para atlet. Dunia balap Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, namun semangat dan perjuangan Awhin Sanjaya akan terus dikenang oleh insan otomotif Tanah Air.