LAM Jambi Tegas: Saatnya Pemerintah Akui Sriwijaya dari Tanah Melayu Jambi!
BacaWeb.com, Jambi – Sebuah forum penting di kawasan cagar budaya Muaro Jambi melahirkan sembilan rekomendasi strategis yang berpotensi mengubah peta sejarah nasional. Acara ini digelar oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi melalui seminar bertajuk “Kedigdayaan Melayu Jambi” yang dihadiri para tokoh adat, akademisi, dan peneliti sejarah.
Dalam forum tersebut, muncul dorongan kuat agar Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Pusat segera mengakui bukti arkeologis yang menunjukkan bahwa Jambi, khususnya kawasan Muaro Jambi, merupakan pusat peradaban Kerajaan Sriwijaya. Pandangan ini diperkuat oleh paparan arkeolog Universitas Indonesia, Agus Aris Munandar, yang memaparkan hasil penelitian terbaru dan menimbulkan diskusi hangat di kalangan peserta.
Seminar tersebut tidak hanya membahas aspek sejarah, tetapi juga menyoroti potensi ekonomi dan budaya yang bisa dikembangkan dari warisan Melayu Jambi. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup upaya penguatan identitas daerah melalui sektor ekonomi kreatif, pengembangan UMKM, kerajinan, kuliner, dan pariwisata berbasis budaya.
Sebagai tindak lanjut, LAM Jambi akan membentuk Tim Pelaksana Rekomendasi Seminar Nasional yang bertugas merancang langkah konkret dan naskah kebijakan untuk disampaikan ke pemerintah pusat, pemerintah provinsi, lembaga adat, perguruan tinggi, serta lembaga penelitian. MoU antara LAM Jambi dan Kementerian Kebudayaan juga akan diinisiasi untuk memperkuat pembinaan kampung adat serta menanamkan nilai-nilai budaya Melayu kepada generasi muda melalui jalur pendidikan.
Pengakuan Jambi sebagai pusat peradaban Sriwijaya bukan hanya soal perbaikan narasi sejarah, tetapi juga peluang besar untuk kebangkitan ekonomi dan budaya daerah. Dengan dukungan nyata dari semua pihak, Jambi berpotensi menjadi destinasi unggulan sejarah dan budaya di tingkat nasional maupun internasional.(*)





