Gubernur Al Haris Teken Perjanjian Kinerja 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Akuntabel

BacaWeb.com, Jambi  – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., MH menegaskan pentingnya komitmen kerja yang terukur, fokus, dan akuntabel dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Hal tersebut disampaikannya saat Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Tahun Anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Jambi, Senin (04/02/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Asisten Setda, Staf Ahli Gubernur, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Gubernur Al Haris menjelaskan bahwa perjanjian kinerja merupakan amanah dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh seluruh pejabat pemerintahan, mulai dari Gubernur hingga pejabat struktural di setiap OPD.

“Perjanjian kinerja ini adalah janji kerja yang tertulis, terukur, dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Arah kerjanya jelas dan mengacu pada RPJMD serta visi dan misi pembangunan daerah,” ujar Gubernur Al Haris.

Ia menegaskan bahwa perjanjian kinerja tidak boleh dipandang sebagai formalitas administratif semata, melainkan sebagai instrumen manajemen kinerja untuk memastikan seluruh program dan kebijakan berjalan secara fokus, serius, dan berorientasi pada hasil nyata.

“Dengan perjanjian kinerja ini, capaian setiap OPD dapat diukur secara objektif, dievaluasi secara transparan, dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegasnya.

Gubernur Al Haris juga meminta seluruh pimpinan OPD agar memahami tugas dan fungsi sesuai dengan jabatannya serta menjabarkan indikator kinerja utama (IKU) secara konkret dan realistis agar target dapat dicapai secara optimal.
Selain itu, ia mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi untuk menargetkan masuk dalam 10 besar provinsi terbaik secara nasional pada berbagai indikator kinerja pemerintahan.

Menurutnya, capaian positif yang telah diraih, seperti peringkat pertama nasional penilaian Ombudsman RI dan peningkatan signifikan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, menjadi bukti bahwa Provinsi Jambi mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kalau satu bidang bisa menjadi yang terbaik, maka bidang lainnya juga harus bisa. Mulai tahun 2026 kita harus berpikir dan bekerja untuk berada di papan atas nasional,” ujarnya optimistis.

Terkait pengelolaan sumber daya manusia, Gubernur Al Haris menekankan pentingnya penempatan aparatur yang profesional dan sesuai kompetensi. Ia meminta pimpinan OPD berani melakukan evaluasi dan penyesuaian personel demi mendukung pencapaian target pembangunan.

“Ini prinsip kerja, bukan persoalan pribadi. Penempatan SDM harus sesuai dengan kebutuhan organisasi,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap penugasan harus menghasilkan output dan outcome yang jelas serta berdampak langsung bagi masyarakat. Selain itu, regenerasi aparatur perlu dipersiapkan sejak dini mengingat adanya sejumlah pejabat yang akan memasuki masa pensiun dalam beberapa tahun ke depan.

Dalam pengelolaan anggaran, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kebijakan efisiensi tidak boleh menurunkan kualitas kinerja, tetapi justru mendorong inovasi dan optimalisasi potensi daerah, terutama dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga integritas aparatur, khususnya bagi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), agar terhindar dari penyimpangan dan praktik korupsi.

“Kita ingin bekerja dengan tenang, aman, dan tidak bermasalah secara hukum. Karena itu, tunjuklah orang-orang yang jujur, profesional, dan bertanggung jawab,” pesannya.

Menutup arahannya, Gubernur Al Haris mengajak seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Jambi untuk bekerja maksimal dengan semangat pengabdian serta mendukung penuh program strategis pemerintah pusat.

“Mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dan memberkahi niat baik serta kerja keras kita semua dalam membangun Provinsi Jambi yang lebih maju dan berdaya saing,” pungkasnya.(*)