CNBC Indonesia Gelar Gold Outlook 2026, Kupas Prospek Harga Emas Global
BacaWeb.com, Jambi – Emas kembali mencuri perhatian pasar global seiring langkah bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, yang melanjutkan kebijakan pelonggaran moneter melalui Quantitative Easing (QE). Di tengah ketidakpastian ekonomi, emas tetap diposisikan sebagai aset lindung nilai yang cenderung menguat saat tekanan inflasi dan risiko geopolitik meningkat.
Secara historis, harga emas biasanya hanya mengalami tekanan signifikan ketika terjadi krisis likuiditas ekstrem. Di luar kondisi tersebut, logam mulia ini justru menjadi pilihan utama investor dalam menjaga nilai aset mereka.
Menangkap dinamika tersebut, CNBC Indonesia menggelar CNBC Indonesia Gold Outlook 2026 dengan tema “Meneropong Harga Emas di Tahun Kuda Api”. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membedah prospek harga emas di tengah perubahan lanskap ekonomi global dan arah kebijakan moneter dunia.
Acara ini menghadirkan regulator serta pelaku industri untuk mengulas berbagai faktor krusial yang memengaruhi pergerakan emas, mulai dari laju inflasi, kebijakan suku bunga global, hingga eskalasi geopolitik internasional yang berpotensi mengguncang pasar.
CNBC Indonesia Gold Outlook 2026 dapat disaksikan secara langsung melalui cnbcindonesia.com, CNBC Indonesia TV, serta live streaming di kanal YouTube, Instagram, dan TikTok CNBC Indonesia.(*)





